Di tengah tren penyempurnaan sistem standar mutu secara bertahap dan perkembangan otomatisasi yang berkelanjutan, pengelolaan biobank masih menghadapi masalah manajemen, pencatatan, dan pemrosesan batch yang sulit.
Pada saat yang sama, jumlah sampel yang tersimpan dalam pustaka mencapai puluhan juta, dan terus bertambah. Hal ini menjadikan otomatisasi "simpan, baca, tulis" pada pustaka sampel sebagai suatu kebutuhan. Platform manajemen sampel biologis cerdas berbasis RFID pun muncul.